Di sela waktu perjalanan mengunjungi Danau Toba, saya berkesempatan singgah di rumah pengasingan Soekarno yang memang terlihat cantik dan anggun. Rumah pengasingan Soekarno berdiri di atas area seluas kurang lebih satu hektar, berdampingan dengan rumah singgah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Rumah bergaya kolonial Belanda ini dibangun pada tahun 1927, dan merupakan villa bagi para mandor kebun kerajaan Belanda. Soekarno sendiri menjalani pengasingannya di tepi Danau Toba setelah masa Agresi Militer Belanda II, pada sekitar bulan Desember 1948 hingga Februari 1949 bersama K.H. Agoes Salim dan Sjahrir.
No comments:
Post a Comment